PERPUSTAKAAN DIGITAL
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SURABAYA




STATISTIK

Total Klik:1299027
Pengunjung:18427
Klik Dalam 24jam:890
Pengunjung Dalam 24jam:1
Yang Sedang Online:1


RSS
 
PENELUSURAN INFORMASI

Masukkan kata pencarian pada kotak diatas
 
 Article  (261)
 Books (29)
 Journal (108)
 Images (1)
 Multimedia (1)
 Proceeding (9)
 Publication (196)
 Studi Report (2122)


 

POLTEKKESSBY » Studi Report » Jurusan Analis Kesehatan
di-posting oleh noeramelia@poltekkesdepkes-sby.ac.id pada 2018-03-13 14:17:27  •  111 klik          Permohonan Koleksi

PERBEDAAN EFEKTIVITAS PERASAN BAWANG PUTIH (Allium sativum) DENGAN BAWANG MERAH (Allium cepa varascalonicum) TERHADAP MORTALITAS KUTU KEPALA(Pediculus humanus var capitis)

Skripsi ini diajukan Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Sains Terapan

disusun oleh AMALIA ROSWITA RAHMI

SubyekPerasan Bawang Putih(Allium sativum)
Perasan Bawang Merah (Allium cepa var ascalonicum)
Kutu Kepala(Pediculus humanus var capitis).
Kata Kunci Perasan Bawang Putih(Allium sativum)
Perasan Bawang Merah (Allium cepa var ascalonicum)
Kutu Kepala(Pediculus humanus var capitis).
Tanggal tercipta2017-07-26
Jenis(Tipe)Studi
Bentuk(Format)Pdf
BahasaIndonesia
Pengenal(Identifier)POLTEKKESSBY-Studi-12SKR2017004
No Koleksi12SKR2017004
No Klasifikasi616.961 Ros p


Sumber :
Jurusan Analis Kesehatan Surabaya

Cakupan (Coverage) :
Bidang Kesehatan

Ketentuan (Rights) :
Copyright @2011 by Poltekkes Surabaya Library. This publication is protected by copyright and permission should be obtained from the Library Poltekkes Surabaya prior to any prohibited reproduction, storage in a retrieval system, or transmission in any form or by any means, electronic, mechanical, photocopying, recording, or likewise. For information regarding permission(s), write to Library Poltekkes Surabaya


[ ANOTASI / ABSTRAK ]

ABSTRAK Pedikulosis kapitis merupakan penyakit pada kulit kepala akibat Pediculus humanus var. capitis yang menghisap darah dan menghabiskan seluruh siklus hidupnya pada rambut kepala manusia. Prevalensi terjadinya penyakit ini cukup tinggi.Oleh karena itu diperlukanpengobatanalternatif yaitu dengan menggunakan pengobatan tradisional perasan bawang putih dan perasan bawang merah yangmengandung senyawa Allicin dan saponin yang berfungsi sebagai insektisida alami yang berpotensi mematikan kutu kepala. Penelitian inibertujuan untuk menganalisis perbedaan efektivitas perasan bawang putih (Allium sativum) dengan bawang merah (Allium cepa varascalonicum) terhadap mortalitas kutu kepala(Pediculus humanus capitis).Jenis penelitian ini bersifat eksperimental dan dilakukan di Laboratorium Parasitologi Analis Kesehatan Poltekkes Surabaya pada bulan Juni 2017 dengan menggunakan bahan uji perasan bawang putih (Allium sativum) varietas Kating dan bawang merah (Allium cepa var ascalonicum) varietas Probolinggo dengan memasukkan masing-masing sebanyak 7 kutu kepala (Pediculus humanus var. capitis). Penelitian ini menggunakan konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80% dan 100%. Hasil penelitian untuk perasan bawang putih efektif terhadap mortalitas kutu kepala pada konsentrasi 60% dengan tingkat kematian 71% sedangkan perasan bawang merah efektif terhadap mortalitas kutu kepala pada konsentrasi 80% dengan tingkat kematian 71%. Berdasarkan hal tersebut menunjukkan bahwa perasan bawang putih lebih efektif dibandingkan perasan bawang merah.



[ DESKRIPSI LAIN ]

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

  1. POLTEKKESSBY-Studi-2233-amaliaroswita.pdf
    569 KB - application/pdf

 Download File Penyerta (Bebas Unduh)

  1. POLTEKKESSBY-Studi-2233-amalia.pdf
    108 KB - application/pdf