PERPUSTAKAAN DIGITAL
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SURABAYA
 
PENELUSURAN INFORMASI

Masukkan kata pencarian pada kotak diatas
 

POLTEKKESSBY » Studi Report » Jurusan Keperawatan
di-posting oleh bambang@poltekkesdepkes-sby.ac.id pada 2017-11-15 14:14:59  •  13 klik          Permohonan Koleksi

KEPERAWATAN PADA BAYI DENGAN MASALAH KEPERAWATAN KETIDAKEFEKTIFAN TERMOREGULASI (HIPOTERMI) PADA BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI RUANG NEONATUS RSUD SIDOARJO

disusun oleh Ledy Hani Matus Eka Oktiana Wati

SubyekKeperawatan
BBLR dengan ketidakefektifan termoregulasi (Hipotermi)
Kata Kunci Keperawatan
BBLR dengan ketidakefektifan termoregulasi (Hipotermi)
KontributorKusmini S, S.Kp.M.Kep,Sp.Kep.An
Tanggal tercipta0000-00-00
Jenis(Tipe)Studi
Bentuk(Format)pdf
BahasaIndonesia
Pengenal(Identifier)POLTEKKESSBY-Studi-P.2.78.20.4.14.013
No KoleksiP.2.78.20.4.14.013
No Klasifikasi4KTI20170003



[ ANOTASI / ABSTRAK ]

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) ialah bayi baru lahir yang berat badannya saat lahir kurang dari 2500 gram, dapat terjadi pada bayi prematur maupun pada bayi cukup bulan yang mengalami hambatan pertumbuhan selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan memahami secara mendalam mengenai Asuhan Keperawatan pada bayi dengan masalah keperawatan ketidakefektifan termoregulasi (hipotermi) pada bayi berat lahir rendah di Ruang Neonatus RSUD Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengambilan data adalah wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik. Instrumen pengumpulan data menggunakan format Asuhan Keperawatan sesuai ketentuan yang berlaku di Prodi Keperawatan Sidoarjo. Analisa data secara deskriptif. Berdasarkan analisa data diperoleh kesimpulan pengkajian membutuhkan keterampilan dan kerjasama dengan orangtua bayi untuk menormalkan dan menstabilkan suhu tubuh bayi dengan metode Kangoroo Mother Care (KMC). Diagnosis keperawatan utama pada penelitian yaitu ketidakefektifan termoregulasi (hipotermi). Perencanaan keperawatan disesuaikan dengan kondisi bayi. Pelaksanaan keperawatan yang dilakukan sesuai dengan perencanaan keperawatan yang telah dibuat. Evaluasi keperawatan yang dilakukan pada bayi BBLR sesuai dengan kriteria hasil yang dibuat pada perencanaan keperawatan. Diharapkan untuk meningkatkan pelayanan di Ruang Neonatus yaitu terhadap bayi yang memerlukan perawatan inkubator, sebaiknya 1 bayi dirawat dalam satu inkubator dan dalam satu inkubator tidak digunakan untuk merawat 2 bayi karena kebutuhan suhu ruang yang di perlukan tiap bayi berbeda dan suhu tubuh antara bayi satu dan yang lain berbeda.



[ DESKRIPSI LAIN ]

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

  1. POLTEKKESSBY-Studi-1909-KTIBBLRLEDYHANIMATUSEKAKOKTIANAWATIpdf.pdf
    3311 KB - application/pdf

 Download File Penyerta (Bebas Unduh)

...Tidak ada file penyerta...